Gunung Ijen adalah salah satu gunung berapi paling terkenal di Indonesia, pembangkit tenaga vulkanik. Di kawah, gas vulkanik yang meletus dari retakan yang tak terhitung jumlahnya terus menyala dan memancarkan cahaya lembut. Ada dunia api biru yang hanya bisa dilihat di tengah malam. Ini adalah nyala api misterius yang menghilang ketika matahari terbit.

Pendakian di tengah malam, nyala api biru bersinar di kegelapan, dan permukaan kawah gunung yang kasar yang muncul di kabut pagi. Memperkenalkan “Api Biru Gunung Ijen” di mana Anda dapat merasakan keindahan kekuatan alam.

Daftar Isi

Bali ada di depan Anda! Gunung berapi paling timur di Jawa

gunung Ijen, tempat Anda bisa melihat api biru, terletak di Jawa Timur, Indonesia. Dari pelabuhan yang jaraknya sekitar satu jam perjalanan, sudah berada di pinggir pulau Jawa sehingga Anda bisa melihat Bali di depan Anda.

Gunung Ijen dengan dua wajah

Pada ketinggian 2.799 meter, Gunung Ijen awalnya dikenal penduduk setempat sebagai gunung untuk penambangan belerang. Namun, setelah diperkenalkan ke National Geographic pada tahun 2014, lokasi penambangan belerang tiba-tiba berubah menjadi tujuan wisata yang terkenal.

Gas vulkanik yang keluar dari kawah mengandung hidrogen sulfida beracun dan sulfur dioksida. Di antara mereka, penambang belerang bekerja 24 jam sehari. Butuh banyak kerja keras untuk menempatkan sebongkah belerang yang ditambang seberat hampir 80 kg di atas timbangan dan mengangkatnya ke atas jalan yang curam ke puncak. Sekarang gunung ijen menjadi salah satu sumber daya pariwisata yang paling penting dan memiliki dua aspek: gunung tempat turis dan penambang datang dan pergi.

Gunung Ijen dengan dua wajah

Titik awal pendakian gunung adalah 1.900 meter di atas permukaan laut. Meski masih gelap, jalur gunungnya luas dan terawat, sehingga Anda bisa berjalan dengan tenang bahkan di malam hari. Banyak turis dari seluruh dunia datang untuk melihat Blue Fire (Api Biru), jadi Anda tidak akan tersesat. Namun, jalan dari atas ke kawah belum beraspal, jalannya sempit dan Anda harus menuruni lereng yang curam.

Gunung Ijen

Permata api “Api Biru”

Api Biru Gunung Ijen

Jalan dari atas ke kawah sempit, dan pemandangan lampu depan turis yang menggambar garis putih dalam kegelapan sama fantastisnya dengan api biru. Dan di luar itu, Anda bisa melihat api biru!

Dalam gelap gulita, tampilan biru bersinar di wanrong seperti kumpulan bola api. Api biru adalah fenomena yang hanya bisa dilihat pada malam hari. Warna berubah menjadi oranye dengan matahari terbit dan menjadi benar-benar tidak berwarna di siang hari. Pemandangan misterius seperti itu sangat menarik bagi orang yang melihatnya.

Api Biru Di Gunung Ijen

Mengapa api biru terjadi di tempat pertama? Hal ini karena komponen belerang yang terkandung dalam gas vulkanik terbakar dan bersinar biru. Karena gas terus-menerus dikeluarkan dari ruang bawah tanah, ia terus menyala sampai gas habis.

Omong-omong, gas vulkanik yang mengeras (gas asam sulfat) menjadi gumpalan belerang yang sering terlihat di sumber air panas. Sulfur digunakan dalam berbagai bidang, dari semikonduktor hingga farmasi, dan merupakan salah satu mineral penting dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan sebagai sumber daya mineral yang penting di Indonesia.

gunung Ijen di kabut pagi

Gunung Ijen Saat Pagi Hari

Ketika saya sedang melihat api biru, saat perjalanan ke gunung ijen itu gelap gulita dan saya tidak bisa melihat apa-apa, tetapi saat matahari terbit, saya bisa melihat pemandangan di sekitarnya. Anda dapat melihat bahwa area di sekitar kawah ditutupi dengan batu vulkanik yang ditaburi gula putih. Kabut pagi dan cahaya matahari pagi berpotongan, menciptakan pemandangan yang sangat misterius.

Jika cuaca sedang bagus, Anda bisa melihat indahnya danau kawah berwarna biru kehijauan di bawah. Meskipun merupakan danau yang sangat indah, namun berbahaya jika bersentuhan langsung karena konsentrasi keasamannya yang tinggi yaitu pH 0,13.

Belerang Yang Di Rubah Menjadi suvenir

Di puncak, masyarakat yang sudah selesai menambang belerang dua kali sehari juga menjual belerang yang dikerok dan diolah menjadi bunga dan mobil. Mungkin ide yang bagus untuk membelinya sebagai suvenir.

Jika Anda kesulitan mendaki gunung di tengah malam dan melihat api biru, Anda dapat sepenuhnya menikmati Gunung Ijen pada siang hari.

danau vulkanik Gunung Ijen

Ini adalah danau vulkanik yang sulit dilihat di pagi hari karena letusan asap, tetapi kemungkinan besar akan terlihat pada siang hari. Anda tidak dapat melihat api biru, tetapi Anda dapat melihat warna biru kehijauan dari danau vulkanik!

Bagaimana itu? Alam terkadang memberikan kita pemandangan yang sangat indah. Silahkan rasakan langsung pemandangan yang sangat misterius dan indah.