Penyebaran Flora di Dunia

Flora yang hidup di darat sangat bervariasi dan terletak dari daerah Khatulistiwa hingga kutub. Secara umum, flora yang hidup di darat dapat diklasifikasikan di Hutan, Padang Rumput, stepa dan gurun desert.

Bioma Hutan

Hutan Hujan Tropis: Ciri-cirinya yaitu: pohon tinggi dan lebat, jenisnya sangat bervariasi (heterogen). Sebagian besar spesies flora dunia yang ditemukan di hutan jenis ini diperkirakan mencapai lebih dari 3000 spesies. Di hutan ini terdapat jenis tumbuhan yang menempel flora seperti anggrek, rotan, jamur, dan alga. Keberadaan tanaman ini menandakan kelembapan udara yang sangat tinggi. Contohnya termasuk hutan di Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, New Guinea), Brasil (Amazon), India, Amerika Tengah (Florida) dan Karibia.

Musim Hutan : ada di daerah yang memiliki musim kemarau dan musim penghujan. Ciri-cirinya yaitu matinya daun pada musim kemarau. Berbeda dengan pohon-pohon hutan hujan tropis yang sangat lebat sehingga sinar matahari sulit sampai ke permukaan tanah, maka pohon-pohon hutan musim lebih sedikit, tidak terlalu tinggi dan jumlah jenisnya tidak begitu banyak, sehingga sinar matahari mudah didapat. tanah. Hutan ini berada di India, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia (Jawa Timur, Sulawesi, Nusa Selatan).

Hutan Daerah Musim Sedang : terdapat di daerah beriklim yang memiliki empat musim, musim panas, dingin/salju, gugur, dan musim semi. Vegetasi di hutan umumnya berupa tumbuhan berkayu yang memiliki daun lebar, akar dalam dan kulit kasar.
Wilayah Hutan Hujan Sedang: ditemukan di daerah pesisir di belahan bumi utara dan selatan, dan daerah dataran tinggi tropis. Ciri-cirinya adalah: daunnya hijau, kurang lebat dan jenisnya tidak banyak. Pohonnya tidak begitu tinggi dan daunnya lebih kecil dan tidak banyak semak. Vegetasi yang khas di hutan ini antara lain paku-pakuan, palem dan bambu. Hutan ini berada di Amerika Serikat dan Eropa yang beriklim benua (continental).

Kehilangan kawasan hutan Sedang : ada di daerah yang memiliki iklim dingin (Winter) dan iklim (Summer), yaitu di Amerika Utara dan Eropa Barat. Vegetasi yang terdapat di kawasan ini adalah pohon-pohon tinggi seperti cemara dan pinus serta pohon-pohon kecil.

Hutan Berdaun Jarum (Conifer) : terdapat di daerah beriklim sedang sampai dingin seperti Kanada bagian utara, Siberia dan pegunungan tinggi daerah tropis. Ini tanaman termasuk pinus, cemara dan kayu merah yang merupakan pohon terbesar di dunia, terletak di California. Pohon ini mencapai ketinggian lebih dari 75 m.

Hutan Berkayu Keras : terdapat di daerah beriklim mediterania (iklim terdapat di daerah mediterania atau daerah mediterania). Ciri-cirinya yaitu daunnya berwarna hijau, pohonnya tidak terlalu tinggi tetapi berkayu dan berdaun keras. Contohnya ek atau zaitun.

Hutan Taiga: ada di iklim dingin di belahan bumi utara dan di pegunungan tinggi. Sebagian besar jenis pohon adalah jenis pinus yang berdaun dan tahan terhadap suhu dingin.

Bioma Savana

Sabana adalah kawasan vegetasi di daerah tropis atau subtropis yang terdiri dari pohon-pohon yang tumbuh dengan langka dan diselingi dengan semak dan rerumputan. Sabana terdapat di Australia, Brazil, Venezuela, dan Indonesia. Sabana biasanya merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput.

Bioma Padang Rumput

Padang rumput merupakan padang rumput yang luas dengan pepohonan yang diselingi perdu, terbentang dari daerah tropis hingga daerah beriklim sedang dimana curah hujan tidak teratur dan sulit mendapatkan air. Ada antara lain di Australia, Argentina, Brasil, Amerika Serikat, dan Afrika Utara.

Tundra

Tundra, adalah rumput kerdil yang tahan terhadap suhu yang sangat dingin, berada di daerah yang berdekatan dengan kutub yang suhunya sangat dingin seperti di Rusia bagian utara, Kanada bagian utara, Norwegia, dan Finlandia. Contohnya adalah lumut. Setelah es mencair tanaman tundra yang beku dapat hidup kembali. Daerah tundra dapat mengalami malam hari atau selama sangat lama hingga berbulan-bulan.

Gurun

Gurun adalah tempat yang sulit bagi tanaman untuk tumbuh. karena sangat panas di siang hari dan sangat dingin di malam hari dan kekurangan air. Hujan sekitar setahun sekali sehingga jenis tumbuhan yang hidup disana adalah jenis tumbuhan yang tahan terhadap kekeringan seperti kaktus dan beberapa jenis rumput berduri. Gurun Sahara di Afrika merupakan gurun terluas di dunia. Lainnya berada di Peru (Gurun Atacama), Gurun Gobi yang membentang melalui Cina dan Mongolia.

Penyebaran Fauna di Dunia

Pola persebaran fauna dalam pelayaran dunia terbagi menjadi delapan wilayah, yaitu:

Paleartik Fauna

Wilayah penyebarannya meliputi wilayah Siberia, Rusia, sebagian besar benua Eropa, wilayah sekitar Laut Mediterania hingga Afrika, Cina, dan Asia. Spesies fauna yang termasuk dalam kelompok ini adalah anjing, serigala, tikus, kelinci, panda.

Fauna Neartik

Wilayah penyebarannya meliputi Amerika Utara hingga Meksiko. Antara lain jenis fauna kijang bertanduk cabang, tikus berkantung, kalkun, berbagai jenis jenis burung, anjing, kelinci, ular, penyu, dan tupai.

Neotropis Fauna

Daerah penyebarannya meliputi Amerika Selatan, Amerika Tengah, Meksiko selatan, India barat. Ini adalah jenis fauna armadillo, piranha, belut listrik, llama, buaya, cicak, dan berbagai kera.

Fauna Etiopia

Wilayah penyebarannya meliputi Afrika, bagian selatan Jazirah Arab, dan Madagaskar. Spesies fauna Ethiopia adalah kuda nil, gorila, simpanse, unta, teringgiling, zebra, cheetah, dan singa.

Fauna Oriental

Daerah penyebarannya meliputi Asia Selatan, Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Ini adalah jenis fauna badak, gajah, orangutan, siamang, kerbau, berbagai jenis burung, ikan, reptil, serangga.

Fauna Australia

Daerah penyebarannya meliputi Papua dan pulau-pulau sekitarnya. Fauna jenis ini adalah kanguru, platipus, posum, koala, walabi, surga.

Fauna Oseania

Daerah penyebarannya meliputi Selandia Baru, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. Spesies fauna termasuk kiwi dan Sphenodon.

Fauna Antartika

Wilayah penyebarannya meliputi Antartika dan pulau-pulau di sekitarnya. Di antara fauna spesies penguin dan anjing laut lainnya.